The Wedding of

Adress & Anita

Kepada Yth.

Nama Tamu

The Wedding of

Adress & Anita

06.06.2026

“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah).”

(QS. Az-Zariyat: 49)

“Konon jiwa manusia pernah utuh, lalu terbelah dua. Pernikahan adalah momen jiwa-jiwa itu akhirnya kembali menemukan satu sama lain”

Groom & Bride
Adress

Muhammad Adress Prawira Negara, M.Ag.

Putra dari Bapak Enday Syarif Hidayat
& Ibu Siti Kulsum

&

Anita

Anita Juliani, S.Ag.

Putri dari Bapak Ujang Junaedi
& Ibu Hani Muliani

Wedding Event

Dan Kami bersyukur, dipertemukan Allah diwaktu terbaik, Kini kami menanti hari istimewa kami.

0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik
Akad Nikah
Sabtu, 06 Juni 2026
Pukul : 08:00 WIB
Tempat : Lapang Garuda (lapangan Sepak Bola), Desa Rancaekek Wetan, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung
Resepsi
Sabtu, 06 Juni 2026
Pukul : 10:00 WIB
Tempat : Lapang Garuda (lapangan Sepak Bola), Desa Rancaekek Wetan, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung

Live Streaming

Kami juga berencana untuk mempublikasikan pernikahan kami secara virtual melalui live streaming pada sosial media yang bisa anda ikuti melalui link berikut:


Love Story

Journey Of Love Adres & Anita

Dalam tradisi filsafat, cinta tidak pernah selesai didefinisikan. Aristoteles mencoba merengkuhnya dalam konsep philia, yaitu sebuah ikatan yang tidak lahir dari kepentingan atau kesenangan semata, melainkan dari kebajikan yang saling dikenali antara dua jiwa. Cinta semacam itu, katanya, bukan kondisi yang kita masuki. Ia adalah praktik yang kita jalani, sebuah kehendak aktif untuk terus menginginkan kebaikan bagi yang kita cintai, hari demi hari,bahkan ketika tidak ada yang memaksanya. Kisah ini adalah tentang dua jiwa yang menjalani praktik itu selama delapan tahun.

2018

Dalam epistemologi, ada yang disebut momen anagnorisis yaitu sebuah pengakuan tiba-tiba terhadap sesuatu yang sesungguhnya telah lama ada, namun baru kini terlihat. Itulah yang kiranya terjadi pada 27 Agustus 2018, di stand HMJ Aqidah dan Filsafat Islam, di tengah keramaian PBAK. Sebuah perkenalan yang tampak biasa, namun membawa konsekuensi eksistensial yang jauh melampaui momen itu sendiri. Dari perkenalan itu, kesadaran akan kehadiran satu sama lain tumbuh melalui percakapan yang makin dalam hari demi hari. Hingga 26 September tahun 2018, sebuah keputusan diambil dengan penuh kesadaran yaitu untuk saling memilih, untuk menjalani hubungan ini dengan serius dan untuk melihat ke mana perjalanan ini akan membawa kami. Masih di tahun yang sama, kami sama-sama masuk PMII. Mengikuti Mapaba bersama, tampil sebagai MC bersama, hadir di setiap kegiatan organisasi berdampingan. Dalam filsafat praxis, pengalaman bersama adalah fondasi dari setiap relasi yang bermakna. Dan tanpa kami sadari, fondasi itu memang sedang dibangun.

2019-2022

Cinta, dalam pengertian Aristotelian, tidak diuji dalam keadaan yang mudah. Ia menampakkan dirinya justru dalam momen-momen kontradiksi yaitu ketika jarak hadir, ketika ego berbenturan, ketika dua subjek yang otonom harus bernegosiasi tentang prioritas dan kehadiran. Di sinilah kami benar-benar diuji. Ada jarak saat liburan semester, ada pertengkaran kecil di tengah amanah besar, saat masing-masing kami memimpin organisasi yang berbeda. Namun seperti yang Aristoteles nyatakan, “Love is composed of a single soul inhabiting two bodies.” Menjadi satu jiwa bukan berarti tidak pernah berbeda pendapat. Ia berarti selalu menemukan jalan untuk kembali. Dan pada akhirnya, di tahun 2022, kami lulus bersama-sama. Sebuah capaian yang secara ontologis terasa lebih dari sekadar gelar, ia adalah konfirmasi bahwa perjalanan ini memang selalu kami tempuh berdua.

2022-2024

Setelah lulus, kami memasuki babak baru yang menuntut cara berbeda untuk tetap hadir. Kami berada di kota yang berbeda, menjalani peran masing-masing dengan penuh tanggung jawab. Jarak Bandung ke Jakarta bukan angka yang kecil, dan pertemuan menjadi sesuatu yang tidak lagi bisa dianggap biasa. Namun di sinilah kami menemukan bahwa kehadiran, dalam pengertian fenomenologisnya, tidak selalu mensyaratkan kedekatan fisik. Ia hadir dalam konsistensi yaitu pesan di pagi hari, kabar di malam hari, hal-hal kecil yang secara kumulatif menyatakan bahwa kita masih memilih satu sama lain. Dan di tahun 2024, studi S2 itu selesai, dengan doa yang tak pernah absen menemani dari kejauhan.

2025-2026

Kierkegaard, dalam Works of Love, menulis bahwa “To love people is the only thing worthliving for, and without this love, you are not really living.” Di penghujung tahun 2025, kalimat itu menemukan momen yang paling tepat, yaitu sebuah kabar disampaikan, bahwa keluarga akan dibawa untuk membicarakan masa depan bersama. Februari 2026, dua keluarga duduk bersama dalam satu ruang, mempertemukan dua narasi hidup yang selama delapan tahun berjalan beriringan. Dan dari pertemuan yang sederhana namun penuh makna itu, lahirlah satu tanggal, 6 Juni 2026. Hari di mana apa yang selama ini berstatus sebagai pilihan pribadi, saat ini diresmikan menjadi ikatan yang diakui, disaksikan, dan diberkahi. “To love people is the only thing worth living for, and without this love, you are not really living.” Søren Kierkegaard, Works of Love

Gallery

Kirim Hadiah

Bagi bapak/ibu/saudara/i yang ingin mengirimkan hadiah pernikahan dapat melalui virtual account atau e-wallet di bawah ini:

2832421601
Muh Adres Prawira Negara
4372940119
Anita Juliani

Kirim Hadiah

Ucapkan Sesuatu

Terimakasih

Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Atas kehadiran dan doa restunya, kami mengucapkan terima kasih.

Kami yang berbahagia,

Adress & Anita
Made with ❤ by Rumah Undangan